Mahasiswa KKN TIM 2 UNDIP Hidupkan Kreativitas Bisnis Melalui Business Model Canvas (BMC) pada PKK Desa Kedungrejo

Kedungrejo, Kemusu, Boyolali (Rabu, 26/7/2023) – Potensi yang ada di desa sudah sepantasnya dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh warga desa itu sendiri. Akan tetapi masih banyak warga yang belum mengetahui bagaimana caranya untuk memanfaatkan potensi tersebut. Hal ini dapat dilihat dari masih minimnya UMKM yang ada di Desa Kedungrejo.
Dalam upaya meningkatkan potensi ekonomi dan kewirausahaan di Desa Kedungrejo, sebuah program Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah dilaksanakan oleh Anita Putri Harisma, mahasiswa KKN TIM 2 UNDIP dibawah bimbingan Ibu Azaria Eda Pradana, S.A.P., M.A.P. Program ini bertujuan untuk mengenalkan konsep Business Model Canvas (BMC) sebagai langkah awal dalam mendorong lahirnya bisnis baru yang inovatif dan berpotensi menggerakkan perekonomian lokal.
Dari kegiatan survey yang dilakukan, banyak warga yang mengaku memiliki minat untuk mendirikan usaha tetapi masih ragu. Melihat adanya minat yang didukung oleh adanya potensi dari Desa Kedungrejo, mahasiswa KKN TIM 2 Undip memiliki gagasan untuk mengenalkan Business Model Canvas (BMC) kepada anggota kelompok PKK untuk membantu mereka mengidentifikasi peluang dan potensi serta elemen-elemen yang dapat digunakan untuk membangun bisnis baru.
Program ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Juli 2023 bertempat di Pendopo Baai Desa Kedungrejo dan diikuti oleh anggota PKK. Kegaiatan dimulai dengan mahasiswa memaparkan materi tentang Business Model Canvas, manfaatnya, dan juga 9 elemen didalamnya. Selain itu juga dengan mendampingi didalam penyusunan contoh BMC agar para anggota PKK dapat lebih mudah dalam memahami BMC dan elemen-elemennya.
BMC atau Business Model Canvas adalah strategi atau cara untuk membuat suatu ide bisnis baru dengan memperhatikan patokan-patokan atau elemen-elemen dasar bisnis. Terdapat Sembilan (9) elemen dalam BMC yakni segmentasi konsumen, proposisi nilai, saluran, hubungan dengan konsumen, sumber pendapatan, sumber daya, aktivitas yang dijalankan, kerja sama, dan struktur biaya. Elemen-elemen ini digunakan untuk menuangkan ide perencanaan bisnis baru sehingga ide yang diperoleh dapat dikerucutkan dan dibuat lebih akurat.
BMC ini akan membantu dalam menggambarkan elemen-elemen kunci yang diperlukan dalam mengembangkan bisnis baru dan juga dapat memperjelas bisnis, lebih akurat, hemat waktu, praktis, fleksibel, dan lebih terstruktur. Business Model Canvas juga banyak digunakan oleh para pebisnis yang baru akan memulai bisnisnya, utamanya bisnis rintisan seperti UMKM.
Selama pemaparan, peserta diajak untuk merancang contoh model bisnis yang inovatif dengan memanfaatkan potensi di sekitar desa mereka berusaha untuk menggabungkan sumber daya lokal, keterampilan unik, dan peluang pasar yang belum tergali sepenuhnya. Mahasiswa KKN memberikan panduan dan umpan balik dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh partisipan guna membantu mengasah ide bisnis masyarakat.
Dengan menggunakan dan memanfaatkan Business Model Canvas, para anggota PKK dapat dengan mudah mengidentifikasi ide dan gagasan terkait rencana bisnis. Melalui kegiatan ini Ibu PKK diharapkan dapat menjadi penggerak berdirinya UMKM di Desa Kedungrejo. Selain itu program ini juga memberikan dorongan moral dan semangat kepada warga desa untuk berpikir lebih kreatif dalam mengebangkan potensi bisnis mereka.
Penulis : Anita Putri Harisma, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Administrasi Bisnis
Lokasi KKN : Desa Kedungrejo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali
Dosen Pembimbing Lapangan : Azaria Eda Pradana, S.A.P., M.A.P.